Inilah Makanan Yang Baik Untuk Persiapan Operasi Kista Ovarium

Halo sobat, kali ini kita akan membahas makanan yang baik untuk persiapan operasi kista ovarium berdasarkan pengalaman pasien penderita kista yang menjalaninya. Dan karena beliau ini rajin dan rutin mengkonsumsinya akhirnya beliau malah memutuskan untuk tidak jadi operasi kista ovariumnya.

Sebut saja namanya ibu Ida (mohon maaf namanya disamarkan), beliau ini sangat takut untuk menjalani operasi kista ovarium, dan kurang lebih selama 1 minggu konsumsi ling shen yao 1 bulan sebelum jadwa operasinya beliau malah memutuskan tidak mau operasi, karena sudah ada perkembangan kemajuan pada keluhan kista yang di deritanya.

Berikut ini hasil chat percakapan kami melalui WA (whats app)

makanan yang baik untuk persiapan operasi kista ovarium

Jadi keluhan kista yang dirasakan nya sebelum operasi yaitu terasa benjolan keras di bagian bawah pusarnya kemudian selama 1 minggu konsumsi Ling Shen Yao dan makanan yang sehat untuk persiapan operasi kista ovarium, terlihat perubahan drastis pada kistanya yaitu yang sebelumnya membatu dan keras sudah agak kempes dan lunak kemudian pada saat haid keluar banyak sekali gumpalan berbentuk seperti hati ayam.

hilangkan kista secara alami

Padahal beliau sudah mencoba berbagai macam herbal obat kista ovarium yang banyak beredar di google tapi sama sekali tidak ada perubahan, dan setelah konsumsi Ling Shen Yao belum genap 1 minggu ada perubahan yang menggembirakan, yaitu kista ovarium nya mengecil dan yang tadinya keras membatu menjadi lunak.

Beliaupun agak menyesal kalau tau dari dulu Ling Shen Yao udah konsumsi dari awal, dan beliau pun merekomendasikan Ling Shen Yao kepada keluarga lain nya bila ada yang menderita kista atau miom langsung disuruh konsumsi Ling Shen Yao, “Jangan Ragu Untuk Beli, Saya Sudah Pakai Ada Buktinya” kata bu Ida.

Tentunya Anda dapat merasakan kebahagiaan yang terpancar dari ibu Ida dengan membaca screen shot dari chat di atas.

pengobatan kista tanpa operasi

Dan pada gambar chat terakhir beliau mengatakan bahwa bulan depan adalah jadwal untuk operasi kista ovarium nya, namun karena takut selalu menunda-nunda dan untungnya ketemu Ling Shen Yao sehingga ada perubahan membaik pada keluhan kistanya, dan memutuskan tidak jadi operasi kista krn merasa sudah jauh lebih baik.

APA ITU LING SHEN YAO

  • LING SHEN YAO adalah o0bat he3rbal yang dibuat dari 100% ekstrak bahan alam berkualitas. Diolah secara modern dan higienis sehingga aman dikonsumsi dan tanpa efek samping.
  • LING SHEN YAO dapat membantu pengo0batan Kanker, Tumor, Kista, Mioma, Endometriosis, Gangguan Kehamilan, Hepatitis, Prostat, Diabetes, Kelenjar Getah Bening, Tyroid dan Penyakit Kronis Lainnya.
  • LING SHEN YAO merupakan peng0obatan alternative tanpa operasi, dapat di-combine dengan pengobatan medis dan pengobatan alternatif lainnya, juga sebagai terapi pendamping kemo terapi dan terapi radiasi lainnya.
  • LING SHEN YAO dapat membantu men1ingkatkan daya tahan tubuh dan membantu menormalisasi metabolisme tubuh.

KOMPOSISI

  • Radix pseudoginseng
  • Ligusticum walchii
  • Ophiopogonis japonicus
  • Ganoderma lucidum

KHASIAT DAN MANFAAT

  • Membantu menghambat dan menekan pertumbuhan sel kanker
  • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh (immunostimulant)
  • Melindungi tubuh dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri
  • Membantu menormalisasi metabolisme tubuh
  • Meredakan efek samping dari kemoterapi dan terapi radiasi lainnya
  • Membantu mengatasi gangguan kehamilan

PENGUJIAN DAN HASILNYA

Ling Shen Yao telah diuji secara praklinis (in vitro) terhadap sel kanker di Perguruan Tinggi Negeri Terakreditasi, sbb:

* Uji Sel Kanker:

  • Uji Sel Kanker Ovarium
  • Uji Sel Kanker Payudara

Hasil Pengujian:
Hasil pengujian menunjukkan bahwa Ling Shen Yao menghambat dan menekan perkembangan Sel Kanker

* Uji Immunostimulant

Hasil Penelitian:
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ling Shen Yao bermanfaat sebagai pengobatan terhadap kanker dan tumor serta meningkatkan imunitas dan membantu menormalisasikan metabolisme tubuh.

NOMOR REGISTRASI

Nomor Registrasi BPOM:

  • Ling Shen Yao (Tablet): POM TR 033 522 281
  • Ling Shen Yao (Serbuk): POM TR 023 216 331

DOSIS PEMAKAIAN

Ling Shen Yao Kapsul Ling Shen Yao (Tablet)

Pengobatan:

Dewasa: 2 x 4 s/d 4 x 4 tablet/hari
Anak: 2×1 kapsul/hari

Pemeliharaan: 2 x 2 tablet/hari

Ling Shen Yao Serbuk Ling Shen Yao (Serbuk)

Pengobatan:

Dewasa: 1 s/d 2 sachet/hari
Anak: ½ sachet/hari

Pemeliharaan: ½ sachet/hari

Cara Membuat Ramuan Obat Herbal Untuk Kista Ling Shen Yao Serbuk:

Ling Shen Yao Serbuk:
1 sachet ditambah 1 liter air lalu digodok (dengan api sedang) sampai mendidih +/- 10 menit, sambil sesekali diaduk. Kemudian disaring.

Diminum 3 x 1 gelas (@200 ml/hari)

Info Dan Pemesanan :
WA: 089-666-310-260
Klik tombol di bawah untuk pesan melalui WhatsApp secara otomatis

Semoga dengan terapi alternatif Ling Shen Yao sebagai Makanan Yang Baik Untuk Persiapan Operasi Kista dapat menjadi jalan kesembuhan untuk Anda kembali normal seperti sedia kala. Aamiin

Baca Juga:

Makanan Yang Dilarang Untuk Penderita Kanker, Tumor, Kista, Miom

Berikut ini daftar makanan yang dilarang untuk penderita kanker, tumor, kista, miom dan endometriosis. Daftar makanan ini berlaku untuk semua jenis kanker, tumor, kista, miom dimanapun letaknya, yaitu:

  • Kanker Payudara
  • Kanker Serviks
  • Kanker Usus atau Lambung
  • Kanker Darah atau Leukimia
  • Kanker Kulit atau Melanoma
  • Kanker Hati
  • Kanker Lidah
  • Kanker Mulut
  • Kanker Mata
  • Kanker Otak
  • Kanker Tiroid
  • Kanker Kelenjar Getah Bening

Jenis tumor berdasarkan letaknya:

  • Lipoma, jenis tumor jinak yang paling umum ini ditemukan. Lipoma biasanya tumbuh di sel-sel lemak tubuh. Mereka sering ditemukan di punggung, bahu, lengan, atau leher. Lipoma bisa dikenali dari ciri-cirinya seperti berbentuk bulat, permukaannya halus, dan dapat digerakkan sedikit di bawah kulit. Pengobatan dengan steroid atau dengan pembedahan mungkin dilakukan apabila lipoma tumbuh terlalu cepat atau mulai muncul rasa nyeri.
  • Nevi, dikenal juga sebagai tahi lalat dan sangat umum terbentuk di kulit. Warnanya mulai dari merah muda dan kecokelatan, hingga cokelat atau hitam. Namun, hati-hati jika tahi lalat yang ada di kulit Anda terlihat berbeda dari biasanya (berubah bentuk, ukuran, dan warna, batas tahi lalat tidak tegas/rata, tahi lalat terasa gatal atau mulai berdarah). Tahi lalat dengan kondisi seperti ini memiliki risiko yang lebih tinggi untuk berkembang menjadi kanker kulit melanoma.
  • Fibroid atau fibroma, tumbuh di jaringan fibrosa pada organ. Tumor jinak jenis ini paling umum muncul di rahim hingga dikenal sebagai fibroid rahim. Meskipun tidak berbahaya, fibroid rahim dapat menyebabkan perdarahan vagina hebat, gangguan berkemih, serta nyeri pinggul.
  • Adenoma, tumor yang terbentuk di jaringan epitel yang melapisi kelenjar. Jenis tumor jinak adenoma yang paling sering terjadi adalah polip di usus besar, namun tidak menutup kemungkinan juga tumbuh di hati, kelenjar adrenal, kelenjar pituitari (di bawah otak), atau kelenjar tiroid. Tindakan pembedahan mungkin diperlukan pada beberapa kasus.
  • Mioma, jenis tumor yang tumbuh di otot. Mioma juga bisa tumbuh di otot polos rahim atau dinding pembuluh darah. Untuk menyembuhkan tumor jinak jenis ini, bisa dilakukan operasi atau penyusutan dengan obat-obatan.
  • Hemangioma, penumpukan sel-sel pembuluh darah di kulit atau organ internal. Umumnya, hemangioma muncul sebagai tanda lahir yang berwarna merah atau kebiruan.
  • Meningioma, tumor jinak yang berkembang di membran yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Pengobatannya bervariasi tergantung pada lokasi dan gejala yang ditimbulkan.
  • Neuroma, tumor jinak yang tumbuh di saraf. Jenis tumor ini biasanya bisa diobati dengan prosedur
  • Osteokondroma, tumor tulang jinak yang biasanya muncul dengan ciri-ciri benjolan di daerah sendi (contohnya lutut atau bahu). Pembedahan mungkin diperlukan jika tumor jinak ini menyebabkan gejala seperti nyeri atau tekanan pada saraf atau pembuluh darah.
  • Papiloma, tumor jinak yang tumbuh di jaringan epitel pada kulit, leher rahim, saluran payudara, atau selaput lendir yang menutupi bagian dalam kelopak mata (konjungtiva). Tumor ini bisa disebabkan oleh kontak langsung dengan infeksi seperti human papillomavirus (HPV). Pada beberapa kasus mungkin dilakukan pembedahan untuk menyingkirkan kemungkinan terjadinya kanker.

Jenis kista berdasarkan letaknya:

  • Kista Folikel atau Folikuler
  • Kista Korpus Luteum
  • Kista Denoma
  • Kista Dermoid
  • Kista Endometrioma
  • Kista Policistic Ovarian Desease
  • Kista Hemorrhagic
  • Kista Epidermoid
  • Kista Sebaceaous
  • Kista Ganglion
  • Kista Baker’s
  • Kista Ovarium
  • Kista Payudara
  • Kista Vagina (kista Bartholin’s)
  • Kista serviks (kista Nabothian)
  • Kista Ginjal (kista solitary)
  • Kista Hati

Makanan Yang Dilarang Untuk Penderita Kanker, Tumor, Kista, Miom

  1. Makanan Berlemak
    Hindari makanan yang banyak mengandung lemak (kolesterol) seperti daging merah, jeroan.
  2. Makanan Yang Mengandung Bahan Kimia
    Hindari makanan yang banyak mengandung bahan kimia seperti pengawet, pewarna makanan, perasa
  3. Makanan Hewani
    Kurangi makanan yang berasal dari protein hewani seperti (daging, susu, telur, keju, mentega)
  4. Seafood
    Hindari makan seafood seperti cumi, udang, kepiting, kerang
  5. Ikan Air Asin
    Hindari semua ikan air asin kecuali ikan tuna, ikan salmon, ikan tenggiri, ikan kembung
  6. Ikan Air Tawar
    Hindari makan ikan air tawar terutama ikan lele, ikan patin, belut

Sangat dianjurkan menjalani pola makan Vegetarian, namun tentunya agak sulit apabila berubah langsung 100%, dapat bertahap untuk menjalani pola makan vegetarian nya. Apabila belum bisa meninggalkan semuanya, minimal kurangi dulu porsinya, dapat juga mengatur jadwal makan nya tidak terlalu sering melanggar daftar makanan ini.

Demikian informasi singkat dan padat mengenai makanan yang dilarang untuk penderita kanker, tumor, miom, kista, semoga bermanfaat dan dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan bagi mereka yang menderita kanker, tumor, miom, kista.

Informasi Terkait Cara Mengatasi Kanker, Tumor, Kista, Miom:

Ketika Kista Mengerami Indung Telur

Sebagian Besar Kaum wanita di negri ini, boleh jadi, belum memahami sepenuhnya fungsi dari indung telur (ovarium).
Padahal, ovarium merupakan salah satu “properti” penting bagi kaum wanita yang sangat wajib di jaga dan di pelihara sebaik-baiknya.

Setiap wanita memiliki dua indung telur di sebelah kanan dan kiri.
Ukurannya sebesar biji kenari. Ovarium berfungsi menghasilkan ovum alias sel telur, yang diproduksi setiap bulan oleh wanita, mulai dari masa pubertas hingga menopouse.

setiap gangguan pada ovarium dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, pekerkembangan dan kematangan sel telur. beberapa gangguan yang kerang menggangu ovarium adalah penyakit kista ovarium, sindrom ovarium polikistik, dan kanker ovarium paling sering menyerang indung telur wanita.

Pun begitu, penyakit kista tidak bersifat ganas. Sebab, kista ovarium merupakan tumor jinak, bukan kanker yang berbahaya. Namun, menurut mulyadi tedjaprana, Direktur Klinik Medizone, Jakarta, wanita yang memiliki kista perlu memerhatikan pertumbuhannya. Kista dapat membesar dan menyebar ke organ sekitar indung telur tanpa disadari penderitanya. “Kista yang menjadi ganas dapat membesar sendiri tanpa keluhan apapun dari penderinya” ujar mulyadi.

Ketika Kista Mengerami Indung Telur

Kekurangan Hormon

Perempuan yang terdeteksi mempunyai kista pada indung telurnya biasanya menghasilkan hormon hipofisis dalam jumlah yang tidak tepat. Kekurangan hormon ini menurunkan fungsi normal indung telur. Ketika kondisi indung telur tak berfungsi normal, bisa timbul penyimpangan pertumbuhan berupa kantong yang tumbuh di bagian dalam alat vital wanita.

Kista merupakan benjolan menyerupai kantong berisi cairan, udara, atau nanah yang ada di indung telur. “Ukurannya 1-5 sentimeter, tergantung jenisnya,” ujar Martin Walean, dokter kandungan RS Permata Bunda.

Penyakit kista ovarium terdiri dari empat macam: kista fungsional, dermoid, kista cokelat (endometriosis), dan kista kelenjar (cystadenoma). Sampai kini masih belum diketahui persis bagaimana terjadinya kista. Biasanya, kista tumbuh sangat pelan dan sering terjadi keganasan ketika wanita berumur lebih dari 45 tahun.

Dari keempat kista ini, yang paling sering mengecil sendiri seiring dengan membaiknya keseimbangan hormonal adalah kista fungsional. Kista jenis ini timbul tanpa gejala. “Kista fungsional bisa mengecil dalam satu sampai tiga bulan dan sangat jarang menyerang kedua indung telur,” tutur Mulyadi.

Lain halnya dengan kista dermoid yang dapat terjadi pada kedua indung telur. Kista ini muncul karena jaringan dalam telur yang tidak dibuahi berubah wujud menjadi seperti rambut, tulang, atau lemak. Jenis kista dermoid dapat menimbulkan rasa sakit apabila terpuntir atau pecah.

Kista cokelat terjadi karena lapisan dalam rahim yang biasanya terlepas sewaktu haid melekat pada dinding luar indung telur. Akibatnya, akan terjadi penumpukan darah haid secara terus-menerus. Inilah yang menimbulkan kista cokelat. “Kista ini menimbulkan rasa sakit saat haid atau berhubungan seks,” papar Mulyadi.

Adapun kista denoma berasal dari pembungkus indung telur yang tumbuh menjadi kista. Kista ini dapat menyerang indung telur kanan dan kiri, serta menyebabkan inkontinensia. “Kista ini mudah menjadi ganas pada usia di atas 45 tahun atau kurang dari 20 tahun,” ujar Mulyadi.

Bisa tumbuh di organ tubuh lain

Penyakit kista tidak hanya tumbuh di ovarium atau indung telur wanita, tetapi juga dapat tumbuh di paru-paru, usus, dan bahkan di otak. Kista juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin wanita). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Adapun kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartolini, kelenjar sebasea, serta inklusi epidermal.

Berbeda dengan kista yang ada di organ tubuh lainnya, kista di ovarium atau indung telur bisa hilang dengan sendirinya. Berdasarkan tingkat keganasannya, kista terbagi dua, yaitu non-neoplastik dan neoplastik.

Kista non-neoplastik sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2-3 bulan. Sementara kista neoplastik umumnya harus dioperasi, tetapi tergantung dari ukuran dan sifatnya.

Kista ovarium dapat mengganggu proses reproduksi untuk terjadinya kehamilan. Apabila terjadi kehamilan, tumor ini juga dapat mengganggu kehamilan, misalnya keguguran atau menghalangi bayi untuk lahir normal.

Sejak zaman penjajahan

Rekam jejak atau historikal kaum perempuan di Indonesia yang pernah menderita gangguan kista telah tercatat sejak zaman penjajahan Belanda. Berdasarkan catatan Eerland dan Vos tahun 1935, frekuensi penderita kista ovarium jenis dermoid mencapai sebesar 3,8% dari 451 tumor ovarium yang diperiksa di Nederlands-Indisch Kanker Instituut di Bandung, Jawa Barat. “Salah satunya kasus pernah terjadi pada gadis umur 13 tahun,” ungkap Mulyadi, mengutip catatan tersebut.

Martin Walean, dokter kandungan Rumah Sakit Permata Bunda, Jakarta, menjelaskan, kini kecenderungan perempuan di Indonesia yang mengidap kista semakin bertambah. “Ini karena mereka jarang memeriksakan atau sekadar mengontrol dirinya ke dokter ahli kandungan,” katanya.

Padahal, kendati penyakit kista termasuk penyakit jinak, penyakit ini memiliki potensi untuk menjadi penyakit ganas. Dan, apabila sudah menjadi seperti itu, harus ditangani secara serius. Sekalipun belum ganas, kista jika terpelintir juga akan mengakibatkan rasa sakit yang sangat perih.

Kenali Jenis-Jenis Kista Ovarium

Kista Ovarium Adalah penyait yang sering menyerang wanita. Namun seringkali keberadaan kista yang ada di dalam tubuh tidak disadari. Sebenarnya tidak berbahaya, selama tidak pecah dan tidak pendarahan.Umumnya, gejala yang akan di rasakan adalah sering buah air kecil, pinggul terasa nyeri, perut kembung, dan perubahan siklus menstruasi. Jika merasakan adanya nya gejala tersebut

Kenali Jenis-Jenis Kista Ovarium 1

  • Kistoma Ovarii Simpleks, Merupakan kista yang permukaannya rata dan halus, biasanya bertangkai, sering kali bilateral, dan dapat menjadi besar. Dinding Kista tipis berisi cairan jernih yang serosa dan berwarna kuning

 

  • Kista denoma ovarii musinosum, Berisi cairan berupa lendir kental dan lengket. Bentuknya menyerupai ingus tapi sifatnya pelekatannya mirip kanji. Kista musinosum akan menjadi besar akibat adanya kehamilan. Oleh sebab itu, saat kista musinosum terdeteksi harus segera diangkat. Penangan kista musinosum mesti dilakukan dengan seksama agar tidak pecah, Bila pecah, cairan yang mirip lem kanji akan membuat lengket organ-organ di dalam rongga perut. Kondisi ini sangatlah berbahaya, bisa menyebabkan usus saling menempel dan kista semakin sulit diambil.

 

  • Kistadenoma ovarii serosum, sering berubah menjadi penyakit ganas (kanker). Kista ini berisi cairan bening yang bentuk dan warnanya seperti air perasan kunyit. Bila bersarang di indung telur, kista ini mudah pecah. Proses pembesaran kista serosum sangat dipengaruhi siklus haid. Karena saat haid, terjadi penambahan jumlah cairan dalam indung telur. Hormon estrogen yang meningkat saat kehamilan juga memicu pembesaran kista. Umumnya, kista berbentuk seperti buah yang bertangkai. Bila kehamilan makin besar, rahim yang membesar karena pertumbuhan janin akan mendesak kista. Akibatnya, bisa saja tangkai kista terpuntir. Efeknya, akan mengalami sakit yang sangat. Sebab itu, begitu ditemukan pada kehamilan di trimester awal, kista harus segera diangkat.
  • – Kista dermoid, bentuk cairannya seperti mentega. Kandungannya tak hanya berupa cairan, tapi juga ada partikel lain, seperti rambut, gigi, tulang, atau sisa-sisa kulit. Kista ini merupakan bawaan sejak lahir dan bisa dialami oleh perempuan maupun laki-laki. Seperti halnya kista musinosum, penanganan kista dermoid memerlukan kehati-hatian. Bila “meletus”, selain cairannya membuat lengket, isi cairan di dalamnya, seperti rambut, gigi atau tulang, bisa masuk ke perut sehingga menimbulkan sakit luar biasa.

Ini Dia Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Kista Endometriosis

Hai Sobat, kali ini kita akan membahas makanan yang tidak boleh dimakan penderita kista endometriosis, apa sajakah makanan tersebut? mari kita simak lebih lanjut pada artikel ini.

Berikut ini daftar Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Kista Endometriosis.

Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Kista Endometriosis

  1. Makanan Berlemak
    Hindari makanan yang banyak mengandung lemak (kolesterol) seperti daging merah, jeroan.
  2. Makanan Yang Mengandung Bahan Kimia
    Hindari makanan yang banyak mengandung bahan kimia seperti pengawet, pewarna makanan, perasa
  3. Makanan Hewani
    Kurangi makanan yang berasal dari protein hewani seperti (daging, susu, telur, keju, mentega)
  4. Seafood
    Hindari makan seafood seperti cumi, udang, kepiting, kerang
  5. Ikan Air Asin
    Hindari semua ikan air asin kecuali ikan tuna, ikan salmon, ikan tenggiri, ikan kembung
  6. Ikan Air Tawar
    Hindari makan ikan air tawar terutama ikan lele, ikan patin, belut

Sangat dianjurkan menjalani pola makan Vegetarian, namun tentunya agak sulit apabila berubah langsung 100%, dapat bertahap untuk menjalani pola makan vegetarian nya. Apabila belum bisa meninggalkan semuanya, minimal kurangi dulu porsinya, dapat juga mengatur jadwal makan nya tidak terlalu sering melanggar daftar makanan ini.

Demikian informasi singkat dan padat mengenai Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Kista Endometriosis semoga bermanfaat dan dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan bagi mereka yang menderita kanker, tumor, miom, kista.

Ciri-Ciri Penyakit Kista

Penyakit kista ovarium adalah akumulasi cairan atau bahan setengah padat yang berada dalam suatu kantung pada rahim. Penyakit kista tidak hanya terjadi di organ reproduksi. Jadi, penyakit kista bisa mengenai organ tubuh lain seperti ginjal atau hati.

Penyakit kista umumnya bisa terjadi di mana saja pada tubuh manusia dan tak pandang bulu soal usia (setelah mendapatkan menstruasi). Penyakit kista ovarium adalah salah satu jenis penyakit kista di mana terdapat kantung yang berisi cairan atau setengah padat yang berkembang di dalam atau pada permukaan ovarium.

Pada dasarnya, wanita memiliki 2 buah ovarium yang terletak pada sisi kanan dan kiri rahim. Bentuk dan ukuran ovarium sebesar kacang almond. Setiap bulan wanita menghasilkan sel telur yang berkembang dan dilepaskan dalam siklus bulanan atau menstruasi.

Oleh karena itu, tak heran bila kebanyakan penyakit kista ovarium berkembang akibat adanya gangguan dari fungsi normal dan siklus bulanan menstruasi. Pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya penyakit kista hanya dapat dilihat dengan menggunakan USG (ultrasonography), sinar x-ray, atau CT scan.

Berikut ini, beberapa penyebab penyakit kista:

  • Infeksi.
  • Tumor.
  • Peradangan kronis.
  • Faktor genetik.
  • Cacat janin.

Penyakit kista memiliki beberapa jenis lain dan tidak termasuk dalam fungsi normal dari siklus menstruasi. Di antaranya:

Kista Dermoid
Kista ini hanya berisi jaringan seperti rambut, kelenjar keringat, dan kelenjar sebasea. Jenis kista ini merupakan tumor jinak dan jarang berkembang menjadi kanker.

Cystadenomas
Kista jenis ini berkembang dari jaringan ovarium dan berisi cairan yang encer atau berbahan lendir. Jenis kista ini dapat berkembang pesat di dalam ovarium.

Endometrioma
Kista ini berkembang sebagai hasil dari endometriosis atau suatu kondisi di mana sel endometrium rahim tumbuh di luar rahim.

Sayangnya, penyakit kista sering kali tidak disadari penderitanya. Hal ini bisa disebabkan ketidaktahuan penderita mengenai ciri-ciri penyakit kista sehingga keberadaan kista baru diketahui saat ukurannya sudah semakin besar. Berikut ini beberapa ciri-ciri penyakit kista yang patut Anda ketahui:

  1. Nyeri panggul di mana rasa nyeri bisa menyebar ke punggung bawah hingga paha.
  2. Nyeri panggul sesaat sebelum menstruasi datang atau saat akan berakhir.
  3. Nyeri panggul saat berhubungan badan.
  4. Nyeri saat buang air besar atau adanya tekanan pada perut.
  5. Mual, muntah, dan nyeri payudara seperti yang dialamipada saat kehamilan.
  6. Perut merasa penuh atau begah.
  7. Tekanan pada kandung kemih yang menyebabkan sering buang air kecil.

Pada beberapa kasus, kista ovarium sering ditemukan saat kehamilan. Biasanya, hal ini diketahui saat pemeriksaan rutin yang menggunakan USG. Biasanya kista ovarium pada kehamilan masih dalam kondisi yang jinak dan tidak memerlukan tindakan bedah.

Indikasi untuk bedah mungkin dilakukan jika kista mulai ganas dan bisa mengakibatkan komplikasi akut pada kehamilan. Dokter pun akan terus memantau kehamilan jika terjadi kista.

Walaupun tidak ada cara untuk mencegah penyakit kista ovarium, namun Anda bisa melakukan pemeriksaan panggul secara rutin untuk mencegah terjadinya pertumbuhan kista pada ovarium. Selain itu, Anda pun harus memperhatikan siklus bulanan atau menstruasi untuk mengetahui kemungkinan ada tidaknya kista.

Informasi Terkait Cara Mengatasi Kanker, Tumor, Kista, Miom, Endometriosis:

7 Makanan Yang Dianjurkan Untuk Penderita Kanker, Tumor, Kista, Miom

Berikut ini daftar makanan yang dianjurkan untuk penderita Kanker, Tumor, Kista, Miom yaitu makanan yang banyak mengandung serat dan dianjurkan menjalani pola makan vegetarian.

Menu Vegetarian Untuk Pemula

  1. Mengganti camilan manis dengan buah segar

Salah satu hal yang menjadi masalah kebanyak orang saat merubah pola makanannya adalah merubah kebiasaan mengkonsumsi camilan. Untuk itu kami memberikan alternative makanan camilan sehat yang dapat anda konsumsi saat mencoba menjadi vegetarian. Makanan sehat itu adalah buah-buahan. Buah meengandung banyak manfaat untuk tubuh dan memberikan rasa kenyang pada perut sehingga keinginan anda untuk mengkonsumsi camilan lain akan ikut berkurang.

makanan yang dianjurkan untuk penderita kanker, tumor, miom, kista

Anda bisa membawa satu buah apel di dalam tas sebagai camilan saat rasa lapar tiba di luar jam makan. Selain apel buah lain yang mudah dibawa dan dapat langsung dikonsumsi lainnya seperti, pear, jeruk, dan pisang juga bisa menjadi pilihan tepat untuk mengganti camilan anda dengan makanan vegetarian. Selain sebagai makanan vegetarian Buah Untuk Dietjuga memiliki banyak manfaat.

  1. Mengganti sumber protein dari daging merah dengan kacang-kacangan

Salah satu hal yang paling membedakan antara vegetarian dengan yang bukan vegetarian adalah tidak mengkonsumsi daging merah. Daging merah merupakan daging yang berasal dari hewan ternak besar seperti sapi dan kambing. Daging-daging itu biasanya dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan protein harian tubuh.

Namun jika anda menjadi vegetarian anda harus membiasakan mengganti makanan tinggi protein itu dengan makanan tinggi protein lainnya seperti kacang kedelai dan kacang polong. Menu vegetarian pemula itu cukup mudah ditemui diberbagai supermarket atau pun pasar tradisional. Manfaat kacang kedelai bisa anda dapatkan dari makanan olahan berbahan dasar kedelai seperti tempe, tahu, dan kecap.

  1. Perbanyak konsumsi sayuran

Menu vegetarian pemula selanjutnya adalah sayuran. Anda bisa memulai membiasakan mengkonsumsi sayuran dengan memilih menu berbahan dasar sayuran saat makan diluar. Anda juga bisa mengurangi porsi nasi putih dan menggantinya dengan sayuran baik berbentuk lalapan ataupun sayur matang. Sayuran Untuk Diet juga sangat baik karena mengandung banyak serat dan vitamin yang baik untuk melancarkan sistem pencernaan.

Sedangkan saat di rumah anda juga bisa menyimpan atau menyetok sayuran segar di dalam kulkas. Anda dapat memilih sayuran organic yang lebih sehat dan memiliki waktu simpan lebih lama. Sayuran tersebut dapat menjadi Menu Dan Resep Masakan Vegetarian untuk diet yang enak dan mudah dibuat.

  1. Konsumsi umbi-umbian

Umbi-umbian seperti kentang, singkong, dan ubi cilembu merupakan Makanan Pengganti Nasi yang baik saat diet. Makanan itu juga bisa menjadi menu vegetarian pemula. Umbi-umbian cenderung mudah ditemui dan harganya relative murah. Cara memasak umbi-umbian juga sangat sederhana yaitu hanya direbus atau dikukus.

  1. Gandum

Pilihan menu vegetarian pemula selanjutnya adalah gandum. Anda bisa menikmati gandum yang sudah diolah menjadi roti ataupun kue lainnya. Khasiat Roti Gandum Untuk Diet juga sangat banyak salah satunya adalah tinggi serat dan mampu mengikat lemak di dalam tubuh.

  1. Alpukat

Alpukat merupakan jenis buah yang kaya akan lemak baik untuk tubuh. Penggemar alpukat belakangan ini semakin meningkat. Walaupun bukan buah asli Indonesia, masyarakat Indonesia banyak sekali yang menggemari buah berdaging lembut ini. Biasanya alpukat dikonsumsi sebagai minuman segar dengan campuran es dan susu kental manis.

Namun hal itu justru dapat menurunkan khasiat alpukat untuk diet. Karenanya alpukat paling baik dikonsumsi langsung tanpa penambahan bahan makanan lain sepeti susu, coklat ataupun gula.

  1. Jamur sebagai pengganti daging

Selain kacang-kacangan, jamur juga baik dikonsumsi sebaagi menu vegetarian pemula. Jamur dapat diolah menjadi berbagai masakan seperti masakan berbahan dasar daging. Jamur juga memiliki kestur yang mirip dengan daging. Beberapa restoran vegetarian juga mengganti menu masakan daging dengan menu masakan jamur yang nikmat dan tetap sehat.

Itulah tujuh menu untuk menjadi vegetarian pemula. Anda bisa memilih satu atau dua dari menu diatas sebagai makanan utama setiap hari. Semua makanan itu juga cocok dijadikan makanan saat diet vegetarian.

Informasi Terkait Cara Mengatasi Kanker, Tumor, Kista, Miom:

Klik lsyindonesia.com untuk info produk, pemesanan CS SMS/WA: 0896-6631-0260  (Klik Langsung Ke WA)