6 Manfaat Bergabung dengan Komunitas Kanker Payudara Bagi Penderita

6 Manfaat Bergabung dengan Komunitas Kanker Payudara Bagi Penderita 1 6 Manfaat Bergabung dengan Komunitas Kanker Payudara Bagi Penderita, Kanker payudara bukan hanya menjadi masalah kesehatan bagi penderita. Ada serangkaian masalah yang akan mengikuti penderita itu sendiri. Perasaan tidak nyaman terhadap lingkungan sekitar membuat penderita merasa terbebani. Untuk itu bergabung dengan komunitas sangat diperlukan agar penderta tidak mengalami kecemasan terhadap masalah yang mungkin akan timbul. Berikut ini ada beberapa manfaat bergabung dalam komunitas kanker payudara.

Mendapatkan Dukungan dan Motivasi

            Menderita penyakit kronis, seperti kanker payudara nyatanya membuat pasien banyak yang merasa minder. Tak jarang perubahan baik secara mental maupun fisik membuat hati mereka terluka. Terlebih lagi serangkaian perawatan dan pengobatan yang dijalani terasa melelahkan. Sehingga banyak pasien yang merasa putus asa dan sedih berkepanjangan.

Dengan bergabung menjadi anggota komunitas dapat membantu pasien untuk berangsur mendapatkan kepercayaan dirinya kembali. Tentu saja keinginan sembuh dan menjalani pengobatan akan mendapat dukungan dari anggota lain. Pasien akan mendapatkan motivasi dari teman-teman komunitas karena mereka juga pasti memahami apa yang dirasakan oleh pasien.

Berbagi Ilmu dan Pengalaman Menarik

            Komunitas kanker payudara yang telah terbentuk di berbagai negara, tidak hanya beranggotakan orang yang terserang penyakit. Komunitas ini juga dipenuhi oleh orang sehat yang peduli terhadap penderita kanker payudara, orang yang pernah menderita payudara bahkan orang yang sedang dalam masa pengobatan sekalipun. Pada beberapa komunitas juga beranggotakan para ahli dalam kasus penyakit kronis ini.

Setiap anggota komunitas berhak berbagi ilmu dan pengalaman menarik. Ada banyak hal yang baik dan buruk untuk dibagikan kepada anggota yang lain. Dengan berbagi, maka seluruh anggota akan mendapatkan manfaat dengan bergabung dalam komunitas. Anggota juga dapat belajar dari pengalaman-pengalaman yang disampaikan oleh anggota lain.

Mengemukakan Pertanyaan-pertanyaan

            Selain dengan dokter spesialis, penderita kanker payudara dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam pikiran. Sejauh ini banyak penderita yang masih awam dengan penyakit mematikan tersebut. Terlebih lagi bila pasien tiba-tiba divonis terserang kanker payudara pasti akan muncul banyak pertanyaan di benaknya. Banyak pasien yang merasa malu bila bertanya kepada dokter spesialis mereka secara detail.

Dalam komunitas, penderita kanker payudara tidak perlu merasa malu bertanya. Hal ini akan lebih mudah karena beberapa anggota ada yang mengalami hal serupa. Nasib yang sama, membuat penderita bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan secara lugas tanpa menyakiti orang lain. Penderita biasanya akan merasa lebih puas karena bisa mengeluarkan uneg-uneg yang berkeliaran di kepala.

Menambah Teman

            Selain mendapatkan pengalaman menarik, secara tidak langsung bergabung dengan komunitas akan menambah teman. Penderita akan bertemu dan bercakap dengan banyak orang sehingga tidak akan merasa sendiri. Teman yang berasal dari berbagai kalangan akan membuat pasien terhibur dan semangat menjalani hidup.

Kehadiran teman-teman baru akan memberikan energi positif terhadap penderita. Penderita lebih merasa berarti dan siap menjalani pengobatan karena banyak teman yang menemaninya. Sembuh dari kanker payudara memang bukan hal yang mudah. Bukan hanya keluarga, teman yang baik akan turut membantu penderita melewati masa-masa sulit.

Melatih Komitmen dan Tanggung Jawab

            Para anggota komunitas payudara sangat memahami apa yang dirasakan pasien menjalani pengobatan agar cepat sembuh. Dengan begitu akan muncul tanggung jawab kepada anggota lain untuk memberi dukungan moral. Komiitmen positif dalam hal membantu orang lain dapat memberi motivasi yang cukup bagi penderita.

Komunitas ini akan membantu penderita menjalani serangkaian pengobatan agar sembuh dari penyakitnya. Komitmen dan tanggung jawab juga dapat mempengaruhi sikap. Para anggota akan menambah rasa empati dan simpati pada sesama. Jiwa sosial untuk menolong orang lain yang kesulitan juga akan terbentuk dalam diri.

Membantu Pengobatan Secara Finansial

Saat ini memang pemerintah telah mencanangkan program Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk keluarga tidak mampu dan BPJS kesehatan untuk asuransi subsidi pemerintah yang harus membayar iuran setiap bulan sesuai dengan kelas yang didaftarkan. Tapi, nyatanya fasilitas yang diberikan pemerintah tersebut tidak bisa digunakan sepenuhnya karena ada beberapa obat atau perawatan yang tidak dicover. Sehingga pasien harus membayar dalam tagihan tersendiri.

Beberapa komunitas peduli kanker payudara, sering kalii melakukan aksi amal untuk membantu para penderita kanker payudara. Donasi yang diberikan kepada pasien kurang mampu diharapkan dapat membantu secara finansial. Donasi yang diberikan bisa dalam bentuk apa saja, tapi akan lebih membantu jika dalam bentuk uang mengingat biaya yang dibutuhkan sangat besar. Untuk mendapatkan bantuan dari komunitas, biasanya diperlukan beberapa syarat admnistratif yang menunjukkan bahwa pasien benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu. Hal tersebut dilakukan agar tepat sasaran.

Banyak manfaat yang didapatkan dengan bergabung dalam komunitas kanker payudara. Komunitas tersebut akan memberi efek positif pada penderita sehingga tidak perlu merasa aneh atau tertekan karena penyakit yang dideritanya. Pikiran sehat dan positif diperlukan untuk kesembuhan penderita.

Informasi Terkait Cara Mengatasi Kanker, Tumor, Kista, Miom:

7 Kebiasaan Buruk yang Menjadi Pemicu Tumbuhnya Kanker Payudara

7 Kebiasaan Buruk yang Menjadi Pemicu Tumbuhnya Kanker Payudara 2 Kebiasaan Buruk yang Menjadi Pemicu Tumbuhnya Kanker Payudara, Memiilih gaya hidup sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Namun tak jarang manusia memilih kebiasaan hidup yang kurang baik sehingga berakibat buruk bagi kesehatan. Kebiasaan buruk tersebut malah memberikan penyakit berbahaya, seperti kanker payudara. Berikut ini beberapa kebiasaaan buruk yang dapat memicu tumbuhnya kanker payudara:

Merokok dan Mengkonsumsi Minuman Beralkohol

            Sudah banyak penelitian dan anggapan ahli mengenai bahaya rokok. Aktifitas merokok merupakan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan. Tak perlu menunggu menopause, merokok dapat memicu berkembangnya sel kanker payudara pada wanita premenopause bahkan di usia yang masih belia.

Mengkonsumsi minuman beralkohol dua hingga lima gelas perhari dapat memicu pergerakan sel kanker payudara. Kebiasaan buruk ini dapat meningkatkan resiko sebesar 15% wanita menderita kanker payudara.

Mengkonsumsi Pil KB

Wanita yang mengkonsumsi pil KB memiliki resiko lebih tinggi untuk terserang kanker payudara daripada wanita yang tidak mengkonsumsinya. Kandungan esterogen pada pil KB dapat memicu berkembangnya sel kanker payudara, meskipun memang obat tersebut ampuh untuk mencegah kehamilan. Dosis hormon esterogen yang diberikan bisa mempercepat tumbuhnya sel kanker pada payudara wanita. Biasanya dosis tinggi hanya akan diberikan apabila siklus menstruasi tetap tidak bisa dikendalikan meskipun telah mengkonsumsi pil KB lain.

Apabila dihitung, sangat sedikit wanita yang menggunakan pil KB dengan dosis tinggi. Namun beberapa penelitian menyebutkan bahwa resiko kanker payudara akan menghilang setelah 10 tahun berhenti mengkonsumsi pil KB. Berkat kemajuan teknologi, saat ini tersedia pil KB menggunakan dosis rendah sehingga dapat menekan resiko terserang kanker payudara. Esterogen dosis rendah juga memiliki efek samping yang ringan tidak seperti pil KB berdosis tinggi.

Gemar Makanan Junk Food

            Hobi makan junk food ternyata tidaklah memberi efek positif pada tubuh. Makanan cepat saji ini tergolong makanan tidak sehat dan memiliki kandungan sedikit nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Rendahnya nutrisi menjadi penyebab junk food menjadi pemicu utama kanker payudara. Junk food memiliki kalori, gula, garam dan lemak dalam jumlah tinggi. Tentu saja hal ini dapat menimbulkan kegemukan dan masalah kesehatan apabila dikonsumsi terus-menerus.

Makan Saat Tengah Malam

            Kebiasaan yang sering dilakukan wanita adalah makan atau ngemil. Ngemil dianggap wanta sebagai cara efektif untuk mengobati rasa stress. Segala pelampiasan emosi biasanya akan diluapkan dengan cemilan. Hal tersebut sah saja dilakukan asal tidak berlebihan mengingat kondisi stress yang tidak teratasi bisa berakibat depresi. Sehingga wanita perlu meluapkan kekesalan dan kegelisahannya dengan cara yang baik.

Kebiasaan tersebut bisa menjadi buruk apabila dilakukan saat malam hari. Ini karena makan atau ngemil saat tengah malam dapat memicu kanker payudara. Kadar glukosa yang mengalir dalam tubuh akan meningkat karena saat malam hari glukosa tidak berubah. Kadar tinggi glukosa akan menetap. Berbeda dengan siang hari, glukosa dapat diubah menjadi energi. Pada siang hari, kerja metabolisme meningkat dibandingkan dengan malam hari.

Suka Makanan Berlemak dan Seafood

            Bagi yang suka makanan berlemak atau segala bentuk olahan seafood, sebaiknya pikirkan kembali asupan makanan anda! Makanan berlemak tidak hanya memicu obesitas, namun juga dapat memicu berkembangnya sel kanker payudara pada wanita. Tidak hanya kenaikan berat badan secara drastis, lemak dalam seafood mengandung kolesterol yang sangat berbahaya bagi tubuh. Ketika kenaikan berat badan terjadi saat menopause, justru akan meningkatkan resiko terserang kanker payudara.

Dalam tubuh sel-sel lemak bergerak aktif menghasilkan hormon-hormon yang mengalir bersama aliran darah. Berlebihan mengkonsumsi makanan berlemak dapat mengubah hormon esterogen. Sel lemak juga dapat merusak sel yang berfungsi untuk kekebalan tubuh sehingga dapat menimbulkan peradangan.

Bekerja pada Malam Hari

            Tanpa disadari, keasyikan bekerja pada malam hari dapat menimbulkan masalah besar di kemudian hari. Ini tidak hanya berlaku bagi wanita yang begadang saja, namun juga wanita pekerja yang memiliki jam kerja secara shift. Bukan hanya menggangu tubuh, secara fisik wanita juga akan merasa kurang tidur dan cepat lelah. Bila dilakukan terus menerus bisa memicu sel kanker payudara menjadi aktif.

Aktifnya sel kanker payudara disebabkan adanya gangguan kerja hormon. Salah satu hormon yang dapat terganggu adalah melatonin. Ini dipengaruhi oleh perubahan jam tidur malam. Kasus ini sering diijumpai pada penderita kanker payudara. Sehingga wanita yang memiliki jam bekerja pada malam hari lebih beresiko terserang kanker payudara daripada yang bekerja pada siang hari.

Jarang Melakukan Aktifitas Fisik

            Setelah menopause, maka kondisikan tubuh tetap bugar dengan melakukan aktifitas fisik, seperti berolahraga secara teratur. Beraktifitas fisik dapat mencegah kegemukan yang dapat memicu tumbuhnya sel kanker. Tidak perlu beraktiftas berat untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Banyak aktifitas lain yang bisa dikerjakan, misalnya bersih-bersih rumah, jalan kaki, berkebun, bermain dengan anak-anak, mencuci baju dan lain-lain.

Agar terhindar dari kanker payudara, sebaiknya ubah kebiasaan buruk menjadi melakukan hal baik yang berguna bagi kesehatan diri sendiri. Mengubah pola gaya hidup dapat akan menurunkan resiko kanker payudara. Kesehatan diri sendiri dijaga oleh diri sediri, bukan orang lain.

Informasi Terkait Cara Mengatasi Kanker, Tumor, Kista, Miom:

Kenali Jenis-Jenis Kanker, Gejala, Resiko, Pencegahan Dan Rekomendasi Cara Mengatasinya

Artikel ini adalah informasi mengenati jenis-jenis kanker, resiko, gejala, pencegahan dan rekomendasi cara mengatasinya.

Untuk memudahkan membaca informasi dalam artikel ini, kami menyediakan link daftar isi agar Anda dapat langsung menuju ke informasi yang diinginkan:

Daftar Isi Artikel Mengenai Kanker:

  1. Jenis-Jenis Kanker
  2. Resiko Kanker
  3. Gejala Kanker
  4. Pencegahan Kanker
  5. Rekomendasi Cara Mengatasi Kanker

Jenis-Jenis Kanker

  • KANKER PAYUDARA
    Kanker Payudara adalah kanker yang menyerang organ payudara. Payudara terbentuk dari lemak, jaringan ikat, dan ribuan lobulus (kelenjar kecil penghasil air susu). Saat seorang wanita melahirkan, Air Susu Ibu (ASI) akan dikirim ke puting melalui saluran kecil saat menyusui.
  • KANKER KULIT MELANOMA
    Kanker kulit melanoma merupakan jenis kanker yang dimulai dari kulit manusia dan bisa menyebar ke organ lain dalam tubuh. Kemunculan tahi lalat baru atau perubahan pada tahi lalat yang sudah ada biasanya menjadi pertanda umum atau gejala melanoma. Hal ini bisa terjadi di seluruh tubuh, tapi beberapa bagian tubuh yang sering terkena kemunculannya adalah, wajah, tangan, punggung dan kaki.
  • KANKER LAMBUNG
    Kanker lambung merupakan jenis kanker yang menggerogoti lambung, yaitu organ di dalam rongga perut manusia yang menjadi salah satu bagian dari sistem pencernaan. Penyakit ini dapat diidap oleh orang-orang pada segala usia, meski sebagian besar penderitanya berusia 55 tahun ke atas.
  • KANKER DARAH ATAU LEUKEMIA
    Kanker darah atau leukemia merupakan penyakit kanker yang menyerang sel-sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Dalam kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul
  • KANKER HATI
    Kanker hati adalah tipe kanker paling umum kelima di antara laki-laki dan ketujuh di antara wanita. Sekitar 85% kasus kanker hati di dunia terjadi di negara-negara yang masih berkembang.
  • KANKER LIDAH
    Kanker lidah merupakan jenis kanker yang tumbuh pada sel-sel lidah. Kanker lidah paling sering tumbuh dan berkembang pada sel-sel skuamosa yang ada di permukaan lidah. Jenis kanker lidah ini dikenal dengan istilah karsinoma sel skuamosa.
  • KANKER MULUT
    Kanker mulut merupakan jenis kanker yang tumbuh dan berkembang di dalam mulut. Misalnya pada lidah, gusi, bibir, dinding mulut, serta langit-langit mulut. Kanker ini dapat menyebar secara langsung ke jaringan-jaringan di sekitar mulut atau melalui kelenjar getah bening.
  • KANKER MATA
    Kanker mata merupakan jenis kanker yang jarang terjadi dan bisa menyerang bagian luar mata (misalnya, kelopak mata) atau bagian dalam mata (kanker intraokular). Selain itu, kanker ini juga bisa terjadi akibat penyebaran dari kanker pada organ lain.
  • KANKER OTAK
    Tumor otak adalah hasil dari pertumbuhan sel-sel di otak secara tidak wajar dan tidak terkendali. Tidak semua tumor otak bersifat ganas sehingga bisa dikategorikan sebagai kanker. Kanker otak ganas adalah tumor yang cepat menyebar ke bagian lain otak dan tulang belakang.
  • KANKER TIROID
    Kanker tiroid adalah pertumbuhan sel abnormal yang terjadi di dalam kelenjar tiroid. Tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak pada bagian depan leher. Kelenjar ini mengeluarkan hormon-hormon yang mengatur metabolisme, pertumbuhan, suhu tubuh, denyut jantung, tekanan darah, berat badan, dan lainnya.
  • KANKER SERVIKS
    Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks. Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual.

Sekilas Info Tentang Kanker

Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian.

Kanker sering dikenal oleh masyarakat sebagai tumor, padahal tidak semua tumor adalah kanker. Tumor adalah segala benjolan tidak normal atau abnormal. Tumor dibagi dalam 2 golongan, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas.

Kanker dapat menimpa semua orang, pada setiap bagian tubuh, dan pada semua gologan umur, namun lebih sering menimpa orang yang berusia 40 tahun.

Umumnya sebelum kanker meluas atau merusak jaringan di sekitarnya, penderita tidak merasakan adanya keluhan ataupun gejala. Bila sudah ada keluhan atau gejala, biasanya penyakitnya sudah lanjut.

Gejala Umum Seputar Kanker

Ada 7 gejala yang perlu diperhatikan dan diperiksakan lebih lanjut ke dokter untuk memastikan ada atau tidaknya kanker, yaitu:

  1. Waktu buang air besar atau kecil ada perubahan kebiasaan atau gangguan.
  2. Alat pencernaan terganggu dan susah menelan.
  3. Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh
  4. Payudara atau di tempat lain ada benjolan (tumor).
  5. Andeng-andeng (tahi lalat) yang berubah sifatnya, menjadi semakin besar dan gatal.
  6. Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh
  7. Adanya koreng atau borok yang tak mau sembuh-sembuh.

Pencegahan Kanker

Sebagian besar jenis kanker dapat dicegah dengan kebiasaan hidup sehat sejak usia muda dan menghindari faktor-faktor penyebab kanker. Meskipun penyebab kanker secara pasti belum diketahui, setiap orang dapat melakukan upaya pencegahan dengan cara hidup sehat dan menghindari penyebab kanker:

Selalu Konsumsi makanan sehat untuk mencegah tumbuhnya sel kanker:

  1. Mengurangi makanan berlemak yang berlebihan
    • Lebih banyak makan makanan berserat.
    • Lebih banyak makan sayur-sayuran berwarna serta buah-buahan, beberapa kali sehari
    • Lebih banyak makan makanan segar
    • Mengurangi makanan yang telah diawetkan atau disimpan terlalu lama
    • Membatasi minuman alkohol
  2. Hindari diri dari penyakit akibat hubungan seksual
  3. Hindari kebiasaan merokok. Bagi perokok: berhenti merokok.
  4. Upayakan kehidupan seimbang dan hindari stress
  5. Periksakan kesehatan secara berkala dan teratur.

Kenali Faktor Resiko Kanker Agar Dapat Terhindar Dari Penyakit Kanker

  1. Bahan Kimia
    Zat-zat yang terdapat pada asap rokok dapat menyebabkan berbagai jenis kanker pada perokok dan perokok pasif (orang bukan perokok yang tidak sengaja menghirup asap rokok orang lain) dalam jangka waktu yang lama. Bahan kimia untuk industri serta asap yang mengandung senyawa karbon dapat meningkatkan kemungkinan seorang pekerja industri menderita kanker.
  2. Penyinaran yang berlebihan
    Sinar ultra violet yang berasal dari matahari dapat menimbulkan kanker kulit. Sinar radio aktif, sinar X yang berlebihan atau sinar radiasi dapat menimbulkan kanker kulit dan leukemia.
  3. Virus
    Beberapa jenis virus berhubungan erat dengan perubahan sel normal menjadi sel kanker. Jenis virus ini disebut virus penyebab kanker atau virus onkogenik.
  4. Hormon
    Hormon adalah zat yang dihasilkan kelenjar tubuh yang fungsinya adalah mengatur kegiatan alat-alat tubuh dari selaput tertentu. Pada beberapa penelitian diketahui bahwa pemberian hormon tertentu secara berlebihan dapat menyebabkan peningkatan terjadinya beberapa jenis kanker seperti payudara, rahim, indung telur dan prostat (kelenjar kelamin pria).
  5. Makanan
    Zat atau bahan kimia yang terdapat pada makanan tertentu dapat menyebabkan timbulnya kanker misalnya makanan yang lama tersimpan dan berjamur dapat tercemar oleh aflatoxin. Aflatoxin adalah zat yang dihasilkan jamur Aspergillus Flavus yang dapat meningkatkan resiko terkena kanker hati.

Rekomendasi Cara Mengatasi Kanker Tanpa Operasi

Berhubung panjang nya artikel yang akan di bahas pada rekomendasi cara mengatasi kanker atau tumor dimanapun letaknya maka kami buatkan artike terpisah silakan klik disini!

Demikianlah informasi mengenai kanker mulai dari jenis-jenis kanker, gejala, penyebab, pencegahan, faktor resiko hingga cara mengatasi kanker, semoga dapat membantu Anda ataupun kerabat Anda terhindar dari penyakit kanker.

Apabila ada informasi mengenai kanker yang tidak tercantum di website kami, silakan hubungi kami melalui halaman contact.

Informasi Terkait Cara Mengatasi Kanker, Tumor, Kista, Miom:

5 Penanganan Medis yang Dilakukan Bagi Penderita Kanker Payudara

5 Penanganan Medis yang Dilakukan Bagi Penderita Kanker Payudara 3 5 Penanganan Medis yang Dilakukan Bagi Penderita Kanker Payudara, Perkembangan sel kanker payudara yang berlangsung selama bertahun-tahun banyak yang tidak disadari oleh para wanita. Ini menyebabkan sel kanker berkembang dan menyebar pada jaringan tubuh lain. Untuk itu perlu segera dilakukan penanganan medis untuk menyembuhkan penderita kanker payudara.

1. Pembedahan

Pembedahan merupakan penanganan medis yang paling umum dilakukan pada kasus kanker payudara. Pembedahan yang dilakukan dengan mengangkat benjolan tumor dan sejumlah jaringan normal disekitar tumor disebut lumpectomy. Ada juga jenis pembedahan mastectomy, yaitu pembedahan dengan cara mengangkat seluruh payudara yang terkena kanker dan dinding otot dada yang berada di bawah payudara. Kedua pembedahan tersebut dilakukan atas dasar lokasi kanker, ukuran kanker dan seberapa luas penyebaran kanker yang terjadi.

Tindakan pembedahan memberikan berbagai macam efek setelahnya. Secara fisik, bentuk dan ukuran payudara akan mengalami perubahan. Perubahan fisik tersebut dapat menjadi permanen. Keluhan nyeri, bengkak, kaku dan lelah akan dirasakan dalam waktu yang cukup lama. Karena itu banyak pasien dalam masa pemulihan mengeluhkan ketidaknyamanan pasca pembedahan.

Bagi wanita, payudara memegang peranan penting demi mendapatkan tubuh yang ideal. Selain itu wanita menganggap payudara sebagai identitas seksual. Perubahan fisik akibat pembedahan tentu akan mempengaruhi perasaan dan pskologis mereka. Semua masalah itu akan menjadi penyebab perubahan pola pikir pada wanita.

2. Radiasi

Radiasi merupakan salah satu bentuk terapi yang diberikan pada penderita kanker payudara. Fungsinya untuk membunuh dan menghambat perkembangan dari sel kanker. Terapi radiasi menggunakan X-ray yang memiliki energi tinggi. Kadar sinar X-ray yang diberiikan tergantung dari seberapa jauh sel kanker menyebar, tipe kanker dan kadar kanker itu sendiri. Ada dua terap yang diberikan kepada pasien, yaitu radiasi internal dan eksternal.

Terapi radiasi biasanya diberikan kepada pasien bersamaan dengan penanganan kanker payudara yang lain, seperti saat pembedahan atau kemoterapi. Radiasi bisa dilakukan sebelum, sesudah atau bahkan saat dilakukan penanganan medis yang lain. Radiasii yang dilakukan sesudah peananganan bisa membunuh sel kanker yang masih tersisa. Sedangkan apabila dilakukan saat berlangsungnya pembedahan, maka dapat langsung menuju titik kanker tanpa menyentuh kulit penderita.

Setelah menjalani terapi radiasi penderita akan merasakan mual, muntah, penurunan kadar sel darah putih, peradangan, dan reaksi kulit seakan terbakar. Radiasi dapat menyebabkan luka kecil pada paru-paru sehingga penderita merasa sesak dan batuk. Tak jarang penderita yang masih merasa lelah berlebihan meskipun telah menyelesaikan terapi.

3. Rekonstruksi Payudara

Rekonstruksi payudara biasa menggunakan implan dari silikon atau mengambil jaringan dari bagian tubuh lannya. Bersamaan dengan mastektomi, rekonstruksi ini bisa dilakukan. Bisa juga dilakukan kapan saja di kemudian hari. Sayangnya keamanan pemakaian silikon saat ini dipertanyakan. Ini karena banyak terjadi kasus silikon yang merembes sehingga menyebabkan implant berubah menjadi keras dan bentuknya terlihat aneh. Bahayanya lagi silikon yang merembes dapat masuk dan mengalir dalam aliran darah.

4. Kemoterapi

Saat dilakukan penanganan kemoterapi, maka penderita akan diberikan obat-obatan anti kanker dalam bentuk cair atau kapsul. Pemberian obat ini bisa dilakukan melalui infuse. Tujuan proses pemberian obat ini adalah untuk membuhuh sel kanker. Jadwal kemoterapi pada setiap penderita berbeda-beda disesuaikan dengan stadium kanker yang diderita.

Cara kerja obat pada saat kemoterapi adalah dengan membunuh atau meracuni sel-sel kanker, menghentikan dan mengontrol pertumbuhan sel kanker sehingga kanker tidak menyebar ke jaringan tubuh lain. Sayangnya, obat anti kanker tersebut dapat membunuh sel lain yang dapat membelah aktif karena belum bisa mengenali sel kanker secara spesifik. Jenis kemoterapi dibagi menjadi dua, yaitu kemoterapi sistematik dan kemoterapi regional.

Kemoterapi yang diberkan pada pendeita memiliki efek yang berbeda-beda. Efek fisik yang dirasakan tergantung darii seberapa sehat penderita sebelum dilakukan pengobatan dan seberapa besar kanker yang menyebar. Penderita yang telah menjalani kemoterapi memerlukan perawatan lebih karena beresiko lebih besar terserang infeksi. Selain itu kerontokan rambut akan dialami penderita sebagai akibat dari kemoterapi. Banyak wanita yang kehilangan percaya diri karena penampilannya berubah setelah menjalani kemoterapi.

5. Obat Penghambat Hormon

Obat penghambat hormon akan segera diberikan setelah dilakukan pembedahan, kemudian berlanjut setelah beberapa bulan. Fungsinya adalah untuk menghambat sel kanker kembali aktif dan bisa memperpanjang harapan hidup penderita kanker payudara. Obat tersebut mengandung esterogen dan memiliiki sifat mengurangi resiko penyakit jantung dan osteoporosis. Akan tetapi, obat ini tidak akan mencegah kekerngan vagina yang sering terjadi saat menopause.

Semua penanganan medis yang dilakukan dokter adalah tindakan terbaik meskipun menimbulkan berbagai macam efek yang berbeda pada masing-masing penderita kanker payudara. Sebaiknya, lakukan setiap tahap pengobatan dengan ikhlas dan pikiran positif. Jangan lupa selalu berdoa agar dapat memulihkan kondisi tubuh.

Informasi Terkait Cara Mengatasi Kanker, Tumor, Kista, Miom:

Cara Mencegah Kanker Serviks Secara Alami

Penting sekali bagi kita kaum wanita dalam menjaga kesehatan terutama bagian organ intim seperti vagina dan rahim. Di jaman yang telah berkembang dengan pesatnya ini semakin banyak saja pemicu terjadinya serangan penyakit berbahyaa yang menghantui kaum wanita dan salah satunya adalah kanker serviks. Kanker leher rahim atau yang kerap di sebut dengan kanker serviks ini bisa menyerang siapapun jika kurangnya memperhatikan keshatan mulai dari pola hidup hingga berhubungan seksual. Lantas, apakah ada cara pencegahannya agar terhindar dari kanker mematikan ini? berikut akan saya jabarkan apa saja cara mencegah kanker serviks secara alami yang dapat di lakukan oleh kaum wanita.

Cara mencegah kanker serviks yang alami

Dapatkan vaksinasi HPV

  • Bagi kaum wanita maupun laki-laki sangat di sarankan untuk mendapatkan vaksinasi HPV karena, vaksin ini memiliki peran penting dalam menjaga kekebalan tubuh manusia akan terserangya virus yang di tularkan melalui hubungan seksual maupun dari kontraksi kulit ke kulit.

Hindari merokok

  • Dengan megurangi meroko besar kemungkinan bagi wanita terserang penyakit kanker serviks. Untuk tidak merokok adalah suatu cara yang paling penting untuk mengurangi kanker serviks. Hal ini dikarenakan racun yang terdapat pada rokok bersifat oksidatif sehingga bisa memicu pertumbuhan sel kanker dan menjadi lebih ganas.

Menjaga kebersihan vagina

  • Penting seklai bagi kaum wanita untuk menjaga kebersihan vaginanya. Pada saat menstruasi atau keputihan sangat penting sekali menjaga kebersian vagina salah satu cara menjaga kebersihannya adalah dengan menggunakan cairan antiseptic khusus untuk kewanitaan yang memiliki kandungan povidone lodine.

Melakukan hubungan seksual yang aman

  • Hampir 90 % kanker serviks di sebabkan oleh adanya virus HPV yang di sebarkan oleh hasil hubungan seksual dan kontak langsung kulit ke kulit. Virus ini sendiri dapat menyebar melalui hubungan seksual yang tidak aman seperti berganti-ganti pasangan.

Melakukan perawatan kewanitaan seperti pap smear

  • Pap smaear adalah cara yang paling banyak di rekomendasikan untuk mencegah timbulnya kanker serviks. Cara ini memiliki manfaat untuk mendeteksi sel-sel kanker di dalam leer rahim yang dimana akan berpotensi menjadi kanker serviks di kemudian harinya. Maka dari itu anda di sarankan untuk melakukan perawatan pap smear ini secara rutin setiap tiga tahun sekali tanpa harus di sertai test HPV terlebih dahulu.

Makanan pencegah kanker serviks

Bayam

  • Kandungan antioksidan pada bayam dapat membantu menangkal radikal bebas dan bayam juga dapat membantu mengangkat beberapa jenis kanker dan salah satunya adalah kanker serviks.

Gandum

  • Gandum yang utuh memiliki kandungan senyawa antioksidan seperti saponin dan lignin yang juga di percayai dapat membantu tumbuhnya sel kanker untuk menyebar.

Strowberi

  • Buah strowberi iyalah buah yang memiliki manfaat untuk penyakit jantung, kanker dan salah satunya adalah baik juga untuk pencegahan kanker serviks. Ekstrak buah ini dapat menghambat perumbuhan sel-sel kanker yang akan menyebar pada bagian reproduksi wanita.

Selain tanaman dan cara-cara di atas lainnya, masih terdapat cara lain juga dapat di lakukan sebagai cara mencegah kanker serviks secara alami mulai dari stadium awal hingga stadium lanjut. Meskipun kanker serviks terbilang sulit di sembuhkan hingga total, namun tak ada salahnya jika kita mencoba beberapa cara di atas untuk membasmi sel kanker secara bertahap hingga akhirnya hilang. Sekian ulasan yang dapat saya bagikan, semoga dapat bermanfaat untuk anda semua.

Cara Mengobati Kanker Serviks Secara Alami

Walau kanker serviks terbilang sulit untuk di sembuhkan walau sudah di tangani dengan berbagai cara. Tapi bukan berarti kecil kemungkinan tidak ada cara dan kesempatan hidup bagi si penderita kanker serviks tersebut. Selain cara medis yang dapat di tempuh sebagai langkah tepat dan cepat untuk memusnahkan sel kanker yang ada di dalam tubuh manusia, terdapat juga cara pengobatan lain yakni cara mengobati kanker serviks secara alami dengan bahan tradisional herbal.

Meskipun kanker serviks tergolong dalam penyakit yang ganas dan mematikan, tapi bukan berarti tanaman tradisional herbal tidak dapat mencegahnya untuk berkembang. Demikian di bawah ini ada beberapa cara pengobatan tradisioan alami dengan bahan herbal yang dapat kita racik di rumah dan di konsumsi dengan rutin:

Tanaman herbal untuk mengobati kanker serviks

Kunyit putih

  • Kunyit putih yang memiliki manfaat baik bagi daerah reproduksi maupun vagina, rahim seperti masalah keputihan, tumor dan dapat membantu mengobati kanker serviks. Untuk dapatkan manfaat dari kunyit putih anda bisa membuat ramuan dari kunyit putih dengan cara merebusnya.

Daun sirsak

  • Selain dapat membatu mengatasi masalah nyeri sendi, asam urat dan lain sebagainya, daun sirsak juga mampu membantu mengatasi penyakit kanker serviks. Untuk mendapatkan manfaat dari daun herbal ini anda bisa merebusnya lalu di saring dan konsumsi sebanyak 2 kali sehari sebelum tidur dan setelah bangun tidur.

Daun belimbing

  • Siapa di sangka kandungan pada daun belimbing ini ternyata dapat membantu atasi penyakit kanker serviks. Untuk mendapatkan manfaatnya anda bisa merendamnya terlebih dahulu lalu di remas hingga keluar sari dari daun belimbing ini.

Tanaman keladi tikus

  • Sejenis dengan tanaman daun talas namun, keladi tikus ini memiliki khasiat yang lebih berguna bagi kesehatan tubuh manusia. Untuk mendapatkan khasiatnya mudah saja caranya yakni dengan meremas kandungan yang ada di dalam tanaman dengan merendamnya terlebih dahulu dan peras lalu minum.

Kulit manggis

  • Kandungan yang luar biasa pada kulit buah manggis ini baik untuk pengobatan kanker dan salah satunya adalah kanker serviks. Tingginya akan zat antone, mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B dan masih banyak lagi. untuk mendapatkan khasiatnya anda bisa merebus kulit manggis yang sudah dikeringkan alu di minum airnya sebanyak 2 kali sehari.

Jahe

  • Selain dapat di jadikan minuman penghangat serta bumbu masakan, jahe juga memiliki khaiat yang baik untuk penyembuhan kanker serviks secara almi. Sama seperti cara lainnya tanaman jahe ini dapat di ambil khasiatnya dengan cara merebusnya.

Tapak dara

  • Walau terbilang cukup jarang di temukan di Indonesia, tapi tanaman yang satu ini dapat membantu membunuh sel kanker dan juga dapat menghentikan penyebaran kanker itu sendiri. Namun untuk mendapatkan khasiat dari tanaman ini adna bisa mencampurkannya dengan kulit kayu pulasari, adas serta gula merah lalu rebus bersamaan dan saring lalu minum airnya.

Itulah beberapa cara mengobati kanker serviks secara alami yang dapat di lakukan di rumah. cara di atas pun telah teruji dan sudah banyak hasil yang membuktikan bahwa memberikan dampak yang baik setelah mereka mencoba pengobatan dengan mengkonsumsi beberapa ramuan dengan cara di atas. baiklah cukup di sini ulasan yang dapat saya jabarkan pada kesempatan yang baik ini, semoga ulasan di atas dapat bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencoba semoga dapatkan hasil memuaskan.

Deteksi dini kanker serviks

Kanker serviks sebagian besar pemicu utamanya adalah akibt terinfeksi oleh human papilloma virus atau HPV.  Seagian besar dari penyebaran virus ini iylah karena suka berganti- ganti pasangan saat berhubungan seksual dan kontak kulit ke kulit. Walau terbilang cukup seram dan menghantui para kaum wanita, namun kanker serviks sendiri dapat di sembuhkan secara totoal. Lalu, bagaimana cara kita mendeteksi kanker serviks sedari dini? Berikut akan saya jabarkan beberapa cara deteksi dini kanker serviks yang dapat di lakukan berikut selengkapnya:

Bagaimana cara mendeteksi kanker serviks dari dini?

Ketika kanker serviks masih dalam tahap awal, pada umumnya tidak ada gejala yang terihat. Pada umumnya kanker serviks ini pun dapat terlihat jika sudah memasuki stadium 2. Namun, dengan begitu bukan berarti kanker serviks dapat diketahui sejak dini. Tapii, ada cara yang dapat di lakukan untuk kita deteksi sedari dini kanker serviks itu sendri dengan melakukan pemeriksaan kesehatan yang dapat membantu kita mengetahui sejak awal seperti:

Melakukan test HPV

  • Walau terbilang penyebab utama kanker serviks terjadi karena adanya virus HPV, sehingga membutuhkan perhatian khusus. Namun akan tetapi, test ini baru bisa diberlakukan apabila hasil pemeriksaan kesehatan menunjukan bahwa terdeteksi adanya infeksi virus ini dan dicurigai bahwa terkena kanker serviks.
  • Test ini di rekomendasikan untuk para kaum wanita yang sudah berusia 30-60 tahun dan di sarankan juga untuk melakukannya setiap 5 tahun sekali.

Pemeriksaan kesehatan pap smear

  • Pemeriksaan kesehatan vagina dengan melakukannya pap smear ini memang mengharuskan di mulai dari sejak usia 21 tahun dengan rutin apabila anda sudah menikah mapun telah melakukan hubungan seksual. Para wanita di rekomendasikan untuk melakukan test kesehatan dengan pap smear ini pada 3 tahun sekali.

Mendeteksi kanker serviks sejak dini akan perbesar peluang kesembuhan

Bagi wanita yang terkena kanker serviks, peluang hidupnya cukup sedikit karena kanker serviks sendiri semakin hari akan semakin bertambah stadiumnya. Sehingga dari itu peluang hidup wanita yang terkena kanker serviks dapat terselamatkan jika wanita tersebut dapat mendeteksi sedini mungkin mulai dari gejala hingga pemeriksaan kesehatan pada vaginanya. Di bawah ini ada beberapa peluang hidup bagi wanta terdeteksi kanker serviks:

  • Stadium  lA memiliki peluang hidup 5 tahun lamanya dengan mendatang sekitar 93 %
  • Stadium lB, peluang hidum selama 5 tahun dengan mendatang 80 %
  • Stadium llA peluang hidupnya selama 5 tahun mendatang mencapai 58 %
  • Stadium lllA-lllB, peluang hidupnya 5 tahun mendatang hanya 32-35 %
  • Stadium lanjut maka peluang hidupnya selama 5 tahun mendatang tidak leih dari 15%

Semakin tinggi stadium kanker serviks yang di deritanya, maka peluang hidupnya akan semakin kecil. Maka untuk itu, deteksi dini kanker serviks sangat di perhatikan bagi kaum wanita sebelum menyesal dikemudian harinya. Tidak membutuhkan waktu lama untuk kita memeriksakan kesehatan kita sebagai cara deteksi kanker serviks sedari dini.

Sehat normal terhindar dari serangan kanker serviks, tentu menjadi keinginan semua kaum wanita. Oleh sebab itu kita seagai kaum wanita harus peduli akan kesehatan vagina dan tetap menjaganya degan pola hidup yag baik serta setia pada pasangan. Sekian ulasan yang dapat saya bagian untuk deteksi dini kanker serviks yang mengancam wanita. Semoga ulasan di atas dapat bermanfaat bagi kita semua  dan kita terhindar dari ancaman penyakit berahaya tersebut.

Pengobatan Kanker Serviks

Kanker serviks memang terbilang sulit untuk di sembuhkan, namun akan tetapi bukan berarti tidak ada cara yang dapat menggagalkan perkembangannya. Oleh maka dari itu di sini saya akan mengajak kalian semua untuk sama-sama menyimak seputar pengobatan kanker serviks secara alami dengan menggunakan bahan herbal dan juga beberapa metode pengobatan medis yang di antaranya sebagai berikut ulasan selengkapnya:

Pengobatan tradisional kanker serviks

Memang kanker jenis ini terbilang sulit terdeteksi dari sejak dini, namun bukan berarti kecil kemungkinan untuk kita mengatasinya. Conytohnya saja dengan beberapa tanaman obat herbal alami seperti di bawah ini:

Daun tapak dara

  • Dapak dara yang memiliki senyawa aktif yakni vinkristin dan vinblastin yang memiliki manfaat membasmi pertumbuhan sel kanker.

Daun sirsak

  • Bukan rahasia lagi jika daun sirsak dapat mengobati penyakit kanker stermasuk kanker jenis leher rahim ini. dengan kandungan senyawa aktif di dalamnya daun sirsak mmpu memberantas sel-sel kanker yang aktif, membuat sistem kekebalan tubuh dan juga dapat menghindari infeksi mematikan.

Kunyit putih

  • Dengan kandungan minyak atsiri yang di percayai sebagai obat tradisioanal yang mampu membantu mengatasi anti inflamasi dan meningkatkan kekebalan tubuh serta antioksidan. Dengan mengkonsumsi ramuan kunyit putih secara rutin dapat membantu mencegah dan mengobati kanker serviks.

Tanaman sarang semut papua

  • Tanaman yang berasal dari papua ini memilikikandungan flavonoid, tookoferol, polifenol, anti kanker, antioksidan, dan lainnya. Dengan kandungan flavonoid di dalamnya, sehingga tanaman ini mampu menghentikan perkembangan dari sel-sel kanker serviks di dalam tubuh.

Pengobatan kanker serviks secara medis

Selain cara alami, terdapat juga cara medis yang dapat di lakukan bagi penderita kanker serviks. Berikut ulasan seputar pengobatan kanker serviks secara medis:

Operasi

  • Cara yang satu ini memang terbilang cara yang banyak di pilih bagi penderita kanker serviks, karena selain dapat mengankat jaringan sel-sel kanker pada rahim cara ini  pun masih memungkinkan si penderita masih bisa memiliki anak. Terdapat 3 metode penanganan kanker serviks yakni:
  • Pelvic eenteration: metode ini iyalah sebuah operasi besar yang hanya akan di sarankan apabila kanker serviks tersebut telah kembali muncul pasca melakukan pengobatan dan sempat sembuh.
  • Radical trachelectomy: cara ini lebih tepat untuk penderita kanker serviks yang sudah terdeteksi pada stadium awal dan akan direkomendasikan kepada wanita yang masih ingin memiliki keturunan. Oprasi yang satu ini juga bertujuan hanya untuk mengangkat leher rahim tanpa mengangkat rahim.
  • Histerektomi: operasi ini iyalah jenis metode pengangkatan rahim wanita. Cara ini sendiri biasanya di lakukan dengan berbagai tujuan tertentu dan salah satunya untuk melakukan operasi kanker serviks stadium awal agar tidak kembali tumbuh lagi.

Kemoterapi

  • Kemoterapi iyalah sebuah cara untuk menghambat pertumbuhan sel kanker serviks, namun cara ini juga dapat di sertakan dengan radioterapi untuk kanker yang sudah memasuki stadium lanjut.

Pemilihan cara yang tepat dan pengobatan yang tepat dapat membantu mengurangi pertumbuhan sel-sel kanker dan juga dapat membantu mengatasi kanker serviks sedari dini. Jadi untuk itu bagi kita semua kaum wanita harus tetpa berhati-hati dalam memilih makanan, gaya hidup dan juga tetap setiap pada pasangan anda. karena, kanker serviks bisa saja menyerang kita melalui penularan dari berhubungan seksual yang berganti-ganyi pasangan. Sekian ulasan yang dapat saya jabarkan seputar pnegobatan kanker seriks secara alami dan medis, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Cara Mengobati Kanker Serviks

Memiliki masalah penyakit kanker tentu bukanlah suatu hal yang mudah untuk di lalui. Karena, kanker sendiri bersifat penyakit yang amat mematikan terlebih lagi kanker servik yang di mana paling banyak mengancam kaum wanita di seluruh penjuru dunia. Kanker yang berada di bagian leher rahim ini jika sudah sampai ke tahap stadium lanjut maka kecil kemungkinan untuk terselamatkan bagi si penderitanya tersebut. Naah, lantas bagaimana cara untuk mengatasi penyakit satu ini? apakah ada cara yang dapat menyembuhkan penyakit ini? bukan cara untuk menyembuhkan yang dapat di lakukan melainkan cara mengobati kanker serviks agar perlahan mati dan tidak berkembang biak dan menyebabkan kematian.

Beberapa cara mengobati kanker serviks yang harus di lakukan:

  • Kemoterapi

Pada umumnya cara ini dapat di gunakan secara berkombinasi dengan radioterapi atau bisa juga hanya dengan kemoterapi saja untuk menangani kanker serviks ini. Cara pengobatan satu ini biasanya di gunakan pada kanker yang sudah memasuki stadium lanjut, metode ini pun digunakan untuk mencegah tumbuhnya sel kanker.

Namun perlu diketahui oleh anda yang ingin melakukan cara pengobatan kanker serviks ini, karena setiap pengobatan yang di jalankan dapat memiliki efek samping. Jadi apapun resiko dari efek samping yang akan di rasakan ada baiknya mendiskusikan terlebih dahulu dengan dokter anda.

  • Operasi

Cara pengobatan yang satu ini akan membantu mengangkat bagian yang telah terinfeksi oleh adanya virus hingga menyebabkan tumbuhnya kanker. Berikut beberapa di antaranya:

  • Pelivic eenteration: cara ini iyalah sebuah oprasi besar yang mana serviks. Rahim, kemih, vagina, indung telur, tuba dan rectum serta falopi akan di angkat. Hal ini akan mengakibatkan diri anda untuk tidak dapat memiliki anak lagi.
  • Histerektomi: metode ini akan mengakngat serviks dan rahim. Namun hal ini pun tergantung dengan tahap kanker itu sendiri dan mungkin juga di perlukan dalam pengangkatan tuba falopi serta indung telur.
  • Radical trachelectomy: metode ini akan mengangkat jaringan dan serviks di sekitar atas bagian vagina. Namun rahim akan tetap ada pada tempatnya sehingga kemungkinan besar si pelaku operasi ini masih bisa memiliki anak.
  • Radioterapi

Di tahap awal terjadinya kanker serviks, kita dapat mengambil sebuahtindakan dengan melakukan pengobatan radioterapi atau bisa juga di gabungkan dengan operasi. Namun apa bila kanker sendiri sudah memasuki tahap lanjut akan sangat di sarakan untuk melakukan radioterapi yang disertai dengan kemoterapi, hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan pendarahan pada si pasien. Pada metode pengobatan yang satu ini, di mana tubuh akan di paparkan langsung dengan radiasi. Dengan metode internal yang di hasilkan oleh sumber radiasi tersebut maka sebuah implant akan di pasangkan pada tubuh pasien guna member radiasi. Terdapat beberapa kasus di mana dua cara pengobatan yang di kombinasikan ini.

Pengobatan kanker serviks dengan cara di atas bukan berarti akan memusnakan sel kanker secara akar hingga tuntas, melainkan cara mengobati kanker serviks di atas iyalah sebuah cara penolongan pertama dalam mengupayakan kesembuhan sebelum kanker semakin parah menyerang organ kewanitaan seseorang.

Baiklah cukup sekian ulasan yang dapat saya paparkan pada kesempatan kali ini. Semoga dengan adanya ulasan cara mengobati kanker serviks yang sudah saya jelaskan di atas dapat membantu anda dalam memecahkan suatu masalah yang di alami pada saat terserang kanker serviks.

Cara Mencegah Kanker Serviks

Kanker leher rahim atau yang lebih dikenal dengan kanker serviks ini, iyalah sebuah pembunuh nomor satu bagi kaum wanita. Bagaimana tidak, karena penyakit ini tak membutuhkan waktu lama akan menyerang bagian rahim dan menyebabkan kematian. Lantas bagaimana cara untuk menatasi kanker serviks ini? adakah cara pencegahan agar terhindar dari penyakit ini? berikut akan saya paparkan seputar cara mencegah kanker serviks sedari dini.

Cara mencegah kanker serviks:

Mencegah adalah cara tepat sebagai pertolongan pertama agar terhindar dari berbagai penyakit termasuk kanker servik salah satunya. Penyakit yang kerap menghantui para kaum wanita ini memang sulit sekali untuk di tangani jika sudah menyerang namun, ada cara pencegahan yang dapat di lakukan sebelum hal itu terjadi dan caranya sebagai berikut ini:

  • Melakukan seks dengan cara yang aman

Hampir sebagian besar kanker serviks yang disebabkan oleh virus HPV ini ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman. Bahkan resiko terinfeksi virus ini pun akan meningkat apa bila sering berganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual.

  • Selalu menjaga kebersihan organ kewanitaan

Pada saat menstruasi dan keputihan kita tetap harus menjaga kebersihan oragn kewanitaan kita agar tetap bersih. Dengan menggunakan cairan berupa antisektip khusus untuk vagina dengan kandungan povidone lodine mungkin bisa di lakukan untuk menjaga kebersihan vagina, terutama pada saat menstruasi.

  • Dapatkan vaksin HPV

Cara pencegahan lainnya adalah dengan melakukannya vaksinasi HPV untuk kaum laki-laki dan wanita agar terhindar dari virus berbahyaa ini. Bagi anda laki-laki dan wanita yang berumur 10 hingga 26 tahun, sangat di sarankan sekali bagi kalian untuk mendapatkan vaksinasi HPV ini.

Hal ini di karenakan paling tepat diberikan untuk mereka yang belum aktif secara seksual. Namun, bagi orang dewasa yang telah aktif secara seksual ini pun jika belum mendapatkan vaksinasi ini, ada baiknya untuk segera melakukan hal ini agar lebih aman. Untuk wanita yang telah aktif secara seksual disarankan untuk lakukan pemeriksaan pap smear dahulu sebelum mendapatkan vaksin ini.

Walau dengan melakukan vaksinasi HPV ini dapat membantu mengurangi resiko kanker serviks, namun bukan berarti cara ini menjamin anda terlindungi sepanjang waktu dari penyakit mematikan ini. Karena dengan menjaga kesehatan diri serta menjaga kebersihan organ intim dengan tidak melakukan hubungan seksual lebih dari satu pasangan adalah cara yang cukup tepat untuk mencegah.

  • Melakukan pemeriksaan pap smear

Sebagai pencegahan pertama penyakit kanker servciks pap smear sangat di anjurkan sekali, sebagai metode screening kegunaan cara ini yakni berfgungsi sebagai pendeteksi sel-sel pada leher rahim yang berpotensi timbulnya kanker. Sangat di sarankan kepada anda kaum wanita untuk pertama kali melakukan pep smaear di usia 21 tahun  dan disarankan juga untuk melakukan pap smear dengan rutin setiap 3 tahun sekali. Dengan begitu lakukan segera pemeriksaan pap smear untuk mengurangi terjadinya resiko kanker serviks.

  • Hentikan kebiasaan merokok

Racun yang terkandung di dalam rokok memiliki sifat oksidatif sehingga dapat menimbulkan tumbuhnya sel kanker dan bertambah ganas. Sehingga dengan mengurangi merokok dapat membantu mencegah resiko terkena kanker serviks.

Naah itu lah cara mencegah kanker serviks yang dapat kita lakukan sedari dini. Dengan melakukan beberapa cara yang telah saya paparkan di atas niscaya hal buruk seperti resiko terkena kanker pun akan sangat jauh pada diri kita.